3/31/2013

Jurnal 19 - Gejos

H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN
H-16 UN

apa yang udah kamu siapin untuk UN nanti al??? ini sebuah peringatan!! jangan ngerasa aman kalau cuman bisa nyelesain 2 kompetensi dari 6 kompetensi yang ada! sadar.. sadar.. SADAR!!!
#efek samping ujian
Continue Reading...

Jurnal 18 - Sebuah Pintaan

ya rabbi,
bantulah aku agar cukup berani mendatangi orang tuaku saat aku terluka ataupun bingung. bantulah aku mengingat bahwa mereka bukanlah pembaca pikiran. mereka tak mungkin tahu aku sedang kesulitan kecuali aku yang memberitahu. mungkin mereka tak bisa memberiku jawaban yang terbaik, tapi setidaknya mereka bisa mendengarkan dan mendukung. terkadang itu saja sudah cukup.


-Anonymous-
repost from syasahiedah.blogspot.com
Continue Reading...

Jurnal 17 - Hate You


Ya ampun koneksi macam apa ini. SELLOOOOOOOOWWWW!! -___-
masuk google aja mesti nunggu 3 menit. minta dibanting nih kayanya zzzzz
I HATE YOU, modulator demodulator!!!
marah-marah sendiri ga jelas sama benda mati, apa untungnya??
Continue Reading...

(Not) Alone in Otherland

Tokyo

  • Persahabatan bukan hanya tentang diri kita menerima orang lain, tetapi juga membiarkan diri kita diterima orang lain.
  • Tetapi kadang, understanding - pengertian tidak membutuhkan kata-kata
  • Saya tidak akan menyebut anak laki-laki ini polos. Mungkin kata tulus adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan mereka.
  • Saya sudah berusaha melupakan perasaan saya waktu itu, tapi... tapi mereka seolah ingin membangkitkan kembali kenangan sedih kami.
  • Kita belajar sejarah dunia, juga sejarah negara kita sendiri. Tetapi jangan lupa bahwa Sejarah Diri tak kalah pentingnya.
  • Saya merindukan ketika saya tak perlu merasa khawatir tentang masa depan, hanya menikmati waktu yang berjalan dengan lambat.
  • Saya suka Hiking karena satu hal ini : Tidak pernah menyerah dalam Hiking
  • He was just there
  • Seolah ingin menceritakan apa yang sudah terjadi dalam selama 7.200 tahun kehidupannya.
  • There is no motivation. Just do it, then you will like it. Saat kau sadar, kau sudah menikmati dirimu yang baru.
  • Saya suka spontanitas. Berfikir terlalu panjang hanya akan membuat saya semakin merasa tidak berdaya dan khawatir berlebihan.
Shanghai
  • Apapun yang biasanya di rumah minta tolong, kini saya harus belajar melakukan semuanya sendiri.
  • Memang benar ya, apa-apa kalau dimulai dari hal yang disuka dulu, selanjutnya akan terasa jadi lebih mudah dan menyenangkan.
  • Manusia itu sebenarnya makhluk yang penuh cinta, selalu butuh cinta, juga selalu ingin memberi cinta.
  • Hidup memang aneh. Dulu saya tidak tahu kalau ternyata ada kalanya, melakukan kebodohan dan ditertawakan malah terasa menyenangkan.
  • Entah dari mana lentera itu berasal, tapi rasanya seperti saya bisa menitipkan permohonan-permohonan saya pada lentera itu.
  • Setiap kali mendongak ke angkasa dan melihat ada pesawat melintas, rasanya air mata saya selalu ingin jatuh dan menetes.
  • Saya masih belum siap untuk meninggalkan kota itu. Saya takut. Saya belum tahu apa yang akan saya lakukan setelah saya pulang.
  • Jujur saja, salah satu alasan saya "melarikan diri" adalah untuk mencoba menghentikan hidup saya sementara.
  • Saya ingin menjalani hidup yang baru yang bisa membuat saya merasa lebih fresh dan mungkin berdamai dengan diri sendiri.
  • Waktu tak pernah berhenti ataupun menunggu. Ia terus berjalan dengan irama yang tetap, tidak peduli kita berhenti ataupun berlari.
  • Apa gunanya terus melarikan diri kalau dalam pelarian itu saya pun tak bisa hidup tenang dan terus dilanda ketakutan? Hadapi saja!
  • Bukankah salah satu insting paling dasar manusia adalah untuk bertahan hidup?
Seoul
  • Tanpa teman, saya tidak akan pernah punya pengalaman yang bisa saya bagikan ke orang lain.
  • Mengenal diri sendiri memang tidak mudah, dan justru melalui interaksi dengan orang lain, kita dapat mengenal diri sendiri.
  • Meskipun kesalahan sering terjadi, tetapi justru kesalahanlah yang membuat kita lebih cepat belajar.
  • "Apakah kalian termasuk orang yang takut melakukan kesalahan?"

10/23/12
Quoted from (Not) Alone in Otherland by Lia Indra Andriana, Fei, & Andri Setiawan
Source : twitter.com/penerbitharu
Continue Reading...

Jurnal 16 - [Rugi? Kayanya engga]

Jadi inget waktu lagi US (ujian sekolah), lupa pengawasnya waktu itu siapa. oh iya ibu bk, bu nunung sekar, ngebahas tentang pmdk polban, kalau polban mah gabisa lintas jurusan katanya. ya udah setelah ngomongin itu akhirnya ngerjain soal-soal US sambil ngomongin tentang lintas jurusan. pas lagi ngomong gitu, ada anak kelas, sebut saja namanya SKH nyeletuk "lagian ngapain yah bu, cape-cape 2 tahun di ipa ujung-ujungnya kuliah ntar di ips" ngomong kaya gitunya sambil ngeliat ke arah al. oke biasa aja kali yaa, kok kesannya mau bikin al ngerasa tersinidir ya?

Yaaa emang sih, mana ada sih seorang siswa sains tiba-tiba mau kuliah di sosial pas lagi diomongin kaya gitu ga ngerasa tersindir? hehe. awalnya apa yang al rasain sih yaaa emang kaya gitu. rugi 3 tahun? bisa jadi iya bisa jadi engga. kenapa iya? soalnya al ga perdalamin ilmu yang sebenernya al mau. kenapa engga? di kelas lain al bisa melatih cara berfikir.

jadi yaaa walaupun otaknya ga jelas didominasi ilmu sains atau sosial, tapi cara berfikir sudah didominasi oleh cara berfikir anak sains, dan cara menghafal didominasi oleh cara menghafal seorang hafidz. 

jadi untuk mencapai suatu tujuan itu, ga cuman satu kok jalannya, banyak jalan yang masih bisa ditempuh. ga ada ruginya dari kecil menjadi "makhluk nomaden". ga ada ruginya pengen masuk jurusan sosial tapi yang dipelajari ilmu sains, yaaa walaupun sekarang juga masih suka kefikiran al belajar integral trigonometri momentum gravitasi momen inersia program linear dkk itu aplikasi dalam kehidupan sehari-harinya itu sebagai apa :)))
Continue Reading...

Jurnal 15

Kita mungkin berpikir kenapa orang tua sering memarahi kita tanpa mengetahui alasannya. Tapi pada saat kita sudah dewasa dan mempunyai keluarga dan anak sendiri kita akan mengetahui alasan dari semua nasihat dan semua kasih sayang orang tua.

-Anonymous-
Continue Reading...

Jurnal 14 - [Manusia = Kertas]

ada yang pernah kefikiran manusia sama dengan kertas? mungkin banyak. tapi tetap opini tiap orang pasti akan berbeda.

manusia yang lahir bagaikan selembar kertas yang polos, masih bersih tanpa goresan atau coretan apapun. seorang bayi datang ke dunia tanpa membawa dosa apapun, ia membawa kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. 

kertas itu kemudian kita isi dengan coretan, goresan dan rangkaian kata. sebuah kebaikan akan membentuk rangkaian paragraf yang indah, yang mengandung makna. 

namanya juga manusia. tak ada manusia yang sempurna. tak ada yang luput dari kesalahan. siapa tau ketika sedang menulis, tiba-tiba ada yang nyenggol tangan kita, jadi aja ada coretan goresan yang tidak diinginkan. sebuah kesalahan. kita ga akan pernah bisa menutupi kesalahan itu. walaupun udah dicoba dihapus pake penghapus ataupun liquid pen, tetep aja bakal ada tapaknya, bakal ada bekasnya. mau ganti kertas ga akan bisa. kita hanya sekali hidup di dunia, jadi kertas yang dikasih pun cuman satu. 

jadi solusinya yaa ketika ada kesalahan, hapus kesalahan itu, hapus sebuah kesalahan itu untuk menaikkan kembali nama baik. lalu tindih goresan kesalahan itu dengan rangkaian kata-kata uang indah lagi. perbanyak berbuat kebaikan, amal sholeh, senantiasa ikhlas, jadikan segala perbuatan itu sebagai ibadah. jangan lupa, jangan menaruh dendam pada orang yang telah menyenggol tangan kita tadi, alias jadilah seorang pemaaf :)

sehingga, jika kertas kita sudah habis alias sudah waktunya untuk innalillahi, kertas itu tidak akan terbuang sia-sia. seluruh kebaikan amal ilmu kita akan selalu dikenang. orang pun akan ngerasa sayang kalau kertas itu dibuang, orang yang seperti inilah yang akan selalu diingat :D

sekian basa-basinya. wassalam :-)

Continue Reading...

Jurnal 13 - Percakapan 2 Insan

Lagi ngoprak-ngoprek Hp, baca sms-sms dulu, ga nyangka masih ada sms yang isinya kaya dibawah ini. cerita antara dua orang gadis #wessss :))


Aku mah bukannya apa ya R, cuman asa gimana gitu kalau ngeliat perempuan yang nangis cumana gara-gara laki-laki, apalgi itu bukan muhrimnya, asa gakan ngaruh apa-apa. Tapi kalau buat sahabat, sebagai rasa simpati aku masih bisa maklumin. Cuman itu balik lagi ke pribadi masing-masing siiiih :)

Yaaa kalaupun X dateng disaat yang tepat, jangan sekali-sekali berkata sebagai pelampiasan loh. Orang yang kaya gitu yang justru udah banyak bantuin kita.

Hmm.. iya juga ya, bener haha. S berpengalaman :D

Sama-sama cawaaaaaaaaan (?) :DD
yey pengalaman apanya? :/

Hahaha ya pengalaman menghargai sesuatu, apalgi apa yang ada, aku lupa itu. Dulu aku juga nganggep Y pelampiasan *tapi da kayanya emang iya.. haha

Alhamdulillah kalau dimata R aku kaya gitu mah, hehe :')
Ckckck~ kalau bisa mah kata aku mah di usia kita yang masih labil kaya gini mah, perasaan yang kaya gitu mah ga usah ga usah dibawa serius sendiri, kadang sok pinyerihateeun.
Lagian hati mah kan kita juga masih bisa kontrol sendiri kok :)

Iya S :D ahaha..
Betul betul betul.. sob ^^
makasih banyak...

Sama-sama cawaaaaaan :DD
Ahaha aku ngomong kaya gitu berdasarkan hasil pengamatan kok, akunya mah belum pernah kaya hitu, hehe

:)
mengamati itu menyenangkan bukan? hahaha..
Insyaallah masih bisa jaga hati buat yang udah ditakdirin, hihi :D

Sangat menyenangkan! ckckck
Alhamdulillah :) semoga kita bisa sama-sama bisa menjaganya secara utuh :')

Amiiiin, makasih sob :)


masih ga nyangka, sejak kapan al sama riza bisa ngobrol kaya gitu, sok dewasa pisanlah. di dunia nyata boro-boro kaya gini haha.
kangen beraaaat sobaaaaaaat!!
moga bisa sama-sama menepati ucapan diri sendiri :)
Continue Reading...

3/30/2013

Jurnal 12

Setiap manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan.
Jangan berkata Kelebihan saya adalah ga punya kekurangan. itu namanya sombong.
Jangan berkata Kekurangan saya adalah ga punya kelebihan. itu naamanya rendah diri.
tidak ada yang baik di antara keduanya.

buatlah sebuah kelebihan sebagai alat untk memposisikan diri diatas. tapi jangan lupakan dengan kekurangan diri sendiri. jangan menganggap sebuah kekurangan sebagai alat yang hanya bisa menjatuhkan diri.
tidak semua kekurangan harus ditutupi. tampakkanlah dirinya. menampakkan kekurangan itu adalah sebuah "kode". kode untuk meminta bantuan. minta bantuan untuk meminimalisir kekurangan itu sendiri. minta bantuan untuk merubah kekurangan itu menjadi kelebihan.

so, jadilah diri yang selalu optimis dengan apa yang telah diberikan Allah SWT :)
Continue Reading...

Jurnal 11 - Puisi

29032013. H-17 menuju Ujian Nasional.
makin hari kok makin males ya. semangat juga luntur terus. tapi hal yang kaya gini nih yang ga boleh al biarin.
skip. bukan itu topik cerita kali ini. hehe

jadi ceritanya beberapa hari yang lalu, waktu pemantapan bahasa indonesia, kita semua disuruh bikin puisi. temanya "sekolahku". O.M.G. apa yang harus al ceritain tentang sekolah yang bangkunya lagi al dudkin sekarang :O #lebay sebuah kebanggaan? kenyataannya selama sekolah disana, al terlalu banyak ngeluh. ya udahlahyaaa, otak lagi error, ga bisa berfikir jauh. akhirnya al bikin puisi yang berjudul "Sekolahku"

Sekolahku

Bangunan itu tampak kokoh
Meski sudah dimakan waktu
Berdiri dengan tegaknya
Di sudut Kembar Baru
Itulah gudang ilmuku

Sekolahku...
Tempatku menimba ilmu
Bertemu Kawan canda tawa
Tempat mengejar cita-cita
Merakit mimpi meraih asa

Kau memberikan warna dalam hidupku
Kau menggoreskan tinta hitam di bukuku
Kau yang menerangi jalanku
Jalan menuju masa depan
Jalan menuju kesuksesan
Terima kasih... 

Kalau al baca-baca lagi, kok kebacanya kaya anak sd yang lagi belajar bikin puisi ya? hehe. tapi emang itu kenyataannya. anak sd yang masih polos. yang selalu mengumbar rasa gembira dan senangnya dalam mendeskripsikan sesuatu. isinya semuanya sanjungan terhadap sekolah.
tapi, setelah beberapa puisi yang al dengar dari kelas lain maupun kelas sendiri, ada puisi satire ternyata. puisi yang menyindir. ah boleh juga nih. entah darimana terfikir buat puisi kaya gini. akhirnya jadilah sebuah puisi baru yang berjudul "Sebuah Cerita".

Sebuah Cerita

Bangunan itu tampak kokoh
Meski sudah dimakan waktu
Berdiri dengan tegak di sudut Kembar Baru
Sekolah, bergitulah orang-orang menyebutnya

Di tempat itulah ku menghabiskan waktu
Masa putih abu
Putih abu yang semakin kelabu
Pagi hari ku terperangkap di bangunan suci
Siang hari ku dikencani remedial
Sepanjang hari ku ditemani hukuman
Habislah sudah
3 tahunku habis berlalu
Terjebak ditawan kertas-kertas bernominal

Di tempat itu pun ku menghabiskan waktu
Masa putih abu
Putih abu yang terkadang berwarna
Tempat aku menggoreskan tinta di lembaran-lembaran kertas
Tempat yang memberi lampu dalam perjalanan
Mulai dari 2 watt hingga 20 watt
Sebuah perjalanan kehidupan
Sebuah perjalanan menuju masa depan

Inilah ceritaku, apa ceritamu?

Kalau ditinjau #wessss dari isinya, ga sepenuhnya satire tuh. ga sepenuhnya menyindir. itu lebih ke curahat hati seorang siswa nakal. ya begitulaaaah.. cerita kaya gini lebih gampang mengalirnya di otak dari pada cerita "orang bener" hehe.
ya sudah. sekian post kali ini. wassalam :)
Continue Reading...